Tugas Terstruktur 10
ADI WIGUNO SANTOSO (41324010006)
AE 09
Tagline: Catatan mahasiswa mesin inspirasi dunia otomotif
Analisis Legalitas dan Strategi Kemitraan Bisnis
Bagian I: Penetapan Ide Bisnis dan Aspek Legalitas (60%)
1. Penetapan Ide Bisnis
Ide Bisnis yang Dipilih
Bisnis Katering Makanan Sehat Berbasis Langganan
Deskripsi Singkat Ide Bisnis (≤100 kata)
Bisnis ini menyediakan layanan katering makanan sehat berbasis langganan harian dan mingguan dengan menu seimbang, rendah gula, dan rendah lemak. Produk ditujukan bagi konsumen yang peduli kesehatan seperti pekerja kantoran, pelaku diet, dan penderita penyakit metabolik ringan. Proses produksi mengutamakan bahan segar, standar higienis, dan kemasan ramah lingkungan, dengan pemesanan dilakukan secara daring.
Target Pasar Utama
-
Pekerja kantoran usia 23–45 tahun
-
Individu yang menjalani program diet
-
Konsumen dengan gaya hidup sehat
-
Masyarakat perkotaan menengah ke atas
2. Analisis Bentuk Badan Usaha
| Aspek Pertimbangan | Bentuk Badan Usaha Pilihan | Alasan Pemilihan |
|---|---|---|
| Pilihan Bentuk Usaha | Perseroan Terbatas (PT) | PT memiliki legalitas kuat, citra profesional, dan cocok untuk pengembangan jangka panjang |
| Pertimbangan Tanggung Jawab Hukum | Tanggung jawab terbatas | Aset pribadi pemilik terlindungi karena tanggung jawab sebatas modal disetor |
| Pertimbangan Permodalan & Investasi | Mudah menarik investor | PT memungkinkan penambahan modal melalui penyertaan saham |
| Pertimbangan Perpajakan | PPh Badan, PPh Final UMKM, PPN (jika omzet > Rp4,8 M) | Lebih tertata dan transparan, mendukung pertumbuhan usaha secara legal |
Kesimpulan:
Untuk saat ini dan 3 tahun ke depan, PT adalah bentuk badan usaha paling ideal karena mendukung ekspansi, kolaborasi, dan investasi.
3. Rencana Perizinan Berusaha
Dokumen Legalitas Utama
-
NIB (Nomor Induk Berusaha): ✅ Ya (Wajib)
→ Sebagai identitas legal usaha dan izin dasar berusaha. -
NPWP Perusahaan: ✅ Ya (Wajib)
→ Untuk kewajiban perpajakan. -
Akta Notaris & Pengesahan Kemenkumham:
→ Diperlukan untuk pendirian PT dan pengakuan badan hukum.
Izin Operasional Khusus (Berbasis Risiko)
-
Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga)
→ Wajib untuk usaha makanan olahan skala kecil–menengah. -
Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
→ Untuk menjamin keamanan pangan.
Kategori Risiko Usaha
-
Risiko Menengah
-
Dampak: Wajib memenuhi standar dan verifikasi sebelum operasional penuh.
-
Perizinan dilakukan melalui sistem OSS Berbasis Risiko.
-
4. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
| Aset Intelektual | Jenis HKI | Strategi Perlindungan |
|---|---|---|
| Nama & Logo Brand | Merek | Pendaftaran merek di DJKI dan pengecekan kesamaan |
| Slogan Usaha | Hak Cipta | Dicatat sebagai ciptaan atau digabung dengan merek |
| Resep Rahasia & Strategi Marketing | Rahasia Dagang | Penggunaan NDA, SOP internal, pembatasan akses |
Bagian II: Strategi Kolaborasi dan Etika Usaha (40%)
5. Strategi Kolaborasi (Kemitraan)
Calon Mitra Strategis
Influencer kesehatan & fitness (Nutritionist / Personal Trainer)
Tujuan Kolaborasi
-
Memperluas jangkauan pasar
-
Meningkatkan kepercayaan konsumen
-
Meningkatkan penjualan melalui endorsement
Rancangan Kemitraan
| Aspek Kemitraan | Deskripsi |
|---|---|
| Kontribusi Mitra | Promosi di media sosial, review produk, edukasi gizi |
| Kontribusi Bisnis | Fee endorsement, produk gratis, komisi penjualan |
| Aspek Legal Kontrak | MoU berisi jangka waktu, hak & kewajiban, klausul kerahasiaan, hak konten, penyelesaian sengketa |
6. Penerapan Etika dan CSR
Nama Inisiatif CSR
“Sehat Bersama Komunitas”
Area Fokus
✅ Komunitas/Sosial
Mekanisme Pelaksanaan
-
Menyumbangkan 5% keuntungan bulanan untuk paket makanan sehat bagi masyarakat kurang mampu
-
Edukasi gizi gratis melalui media sosial dan webinar
Hubungan dengan Etika Bisnis
Inisiatif ini mencerminkan prinsip keadilan dan kepedulian sosial, di mana bisnis tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup konsumen.
Kesimpulan Akhir
Ide bisnis katering makanan sehat ini memiliki kesesuaian kuat antara aspek legalitas, perlindungan HKI, strategi kemitraan, dan etika usaha. Dengan bentuk badan usaha PT, izin yang tepat, kolaborasi strategis, serta program CSR yang relevan, bisnis ini berpotensi tumbuh secara legal, etis, dan berkelanjutan.
Komentar
Posting Komentar