Tugas Mandiri 05

     ADI WIGUNO SANTOSO (41324010006)

AE 09

Tagline: Catatan mahasiswa mesin inspirasi dunia otomotif 

FORMULIR UMPAN BALIK PEER-TO-PEER BUSINESS PLAN REVIEW

Nama Reviewer: Adi Wiguno
Nama Kelompok yang Direview: Kelompok 2

Judul Business Plan: Usaha Produksi dan Pemasaran Sabun Herbal Alami “HerbaClean”


A. KELENGKAPAN DAN STRUKTUR

Bobot: 15%

1. Kelengkapan Komponen Business Plan

Skala: 4 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Seluruh bab utama (Pendahuluan, Analisis Pasar, Operasional, Keuangan, dan Penutup) sudah lengkap dan tersusun rapi. Namun, Ringkasan Eksekutif belum menyajikan angka kunci, seperti kebutuhan modal awal, estimasi laba bersih, dan periode balik modal (payback period).
๐Ÿ‘‰ Saran: Tambahkan 2–3 kalimat ringkasan angka finansial utama agar pembaca (investor) langsung memahami kelayakan bisnis.


2. Alur Logika Antar Bab

Skala: 4 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Alur penulisan sudah cukup logis, dimulai dari peluang pasar hingga rencana keuangan. Namun, keterkaitan antara Analisis Pasar dan Strategi Operasional belum dijelaskan secara eksplisit.
๐Ÿ‘‰ Saran: Tambahkan paragraf penghubung yang menjelaskan bagaimana hasil analisis pasar memengaruhi kapasitas produksi dan strategi distribusi.


B. ANALISIS PASAR & STRATEGI PEMASARAN

Bobot: 30%

3. Analisis Pasar & Pesaing

Skala: 3 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Target pasar masih didefinisikan terlalu luas, yaitu “masyarakat umum yang peduli kesehatan”. Analisis pesaing sudah ada, tetapi belum membandingkan produk secara kuantitatif (harga, kualitas, keunggulan). USP yang ditawarkan masih bersifat umum.
๐Ÿ‘‰ Saran:

  • Persempit target pasar, misalnya: wanita usia 20–35 tahun di wilayah perkotaan dengan penghasilan menengah.

  • Tambahkan tabel perbandingan pesaing.

  • Perjelas USP menjadi manfaat spesifik, misalnya: sabun herbal dengan pH terkontrol dan tanpa bahan sintetis yang aman untuk kulit sensitif.


4. Marketing Mix (7P)

Skala: 4 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Strategi Produk, Harga, dan Promosi sudah dijelaskan cukup baik dan relevan. Namun, strategi Promosi masih bersifat deskriptif tanpa target terukur.
๐Ÿ‘‰ Saran: Tambahkan indikator kinerja (KPI), seperti target peningkatan penjualan bulanan atau engagement media sosial, agar strategi pemasaran lebih terukur dan evaluatif.


C. RENCANA OPERASIONAL

Bobot: 15%

5. Kelayakan Proses Operasional

Skala: 4 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Alur proses produksi sudah jelas dan mudah dipahami. Kebutuhan peralatan juga realistis untuk skala UMKM. Namun, informasi terkait supplier bahan baku utama belum disebutkan secara spesifik.
๐Ÿ‘‰ Saran: Cantumkan contoh supplier potensial atau platform pengadaan bahan baku untuk meningkatkan kredibilitas dan kelayakan operasional.


D. RENCANA KEUANGAN

Bobot: 30%

6. Asumsi & Proyeksi Keuangan

Skala: 3 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Proyeksi keuangan sudah mencakup laporan laba rugi dan arus kas. Namun, asumsi penjualan terlihat cukup optimis pada bulan awal operasi dan belum dijelaskan dasar perhitungannya.
๐Ÿ‘‰ Saran:

  • Gunakan asumsi konservatif di 3 bulan pertama.

  • Sertakan penjelasan logis atau data pendukung (kapasitas produksi, target pasar).

  • Tambahkan dana cadangan (contingency fund) sebesar 5–10%.


7. Analisis Titik Impas (BEP)

Skala: 4 / 5

Komentar dan Saran Perbaikan:
Perhitungan BEP sudah benar dan disajikan secara numerik. Namun, belum dijelaskan implikasi BEP terhadap strategi bisnis.
๐Ÿ‘‰ Saran: Tambahkan interpretasi singkat, misalnya berapa bulan bisnis mulai menghasilkan keuntungan dan bagaimana strategi mencapai volume BEP tersebut.


E. KESIMPULAN UMUM DAN SARAN UTAMA

Bobot: 10%

Kekuatan Utama Business Plan

  1. Ide bisnis relevan dengan tren produk ramah lingkungan dan kesehatan.

  2. Rencana operasional tersusun sistematis dan realistis untuk skala UMKM.

  3. Struktur dokumen rapi dan mudah dipahami.


3 Rekomendasi Perbaikan Paling Prioritas

  1. Perbaiki Analisis Pasar dan USP
    Persempit target pasar dan buat USP yang lebih spesifik serta berbasis manfaat nyata bagi konsumen.

  2. Revisi Asumsi Keuangan agar Lebih Realistis
    Gunakan pendekatan konservatif pada awal usaha dan tambahkan dana cadangan untuk risiko operasional.

  3. Perkuat Keterkaitan Antar Bab
    Jelaskan hubungan langsung antara hasil analisis pasar, keputusan operasional, dan proyeksi keuangan agar business plan lebih solid dan meyakinkan.


Kesimpulan Reviewer

Secara umum, business plan ini sudah layak dan memiliki potensi untuk dikembangkan, namun masih membutuhkan pendalaman pada aspek analisis pasar dan keuangan agar lebih kuat secara strategis dan menarik bagi investor.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah Anda Seorang Wirausaha? Ciri ciri dan Pola Pikir Yang Diperlukan

Topik: Analisis Kampanye Pemasaran dan Efektivitasnya (MANDIRI 06)

Laporan Analisis Strategi Pemasaran. ( tugas terstruktur 6)